Berapa lama waktu yang diperlukan supaya bisa split?
Ini adalah pertanyaan yang paling umum dari orang-orang yang komentar di video-video yang saya upload di channel tutorial split. Dan tentunya ini adalah pertanyaan yang tidak bisa dijawab secara tepat, karena setiap orang itu berbeda-beda.
Ada yang secara genetik memang mudah lentur sehingga dalam waktu seminggu sudah bisa split. Bahkan ada juga yang komentar di video youtube saya dan mengatakan bahwa dia bisa split dalam satu hari, meskipun saya rasa itu belum tentu yang sebenarnya.
Secara umum, waktu yang dibutuhkan untuk bisa mencapai full split bervariasi, berkisar mulai dari 2 minggu sampai 6 bulan. Bahkan ada juga yang sampai lebih dari setahun.
Penyebabnya bisa bermacam-macam. Ada yang karena kurang rajin latihan, ada yang terlalu mudah menyerah, dan ada juga yang menggunakan metode yang kurang tepat yang tidak sesuai dengan kondisi badannya.
Misalnya ada orang yang berlatih split di pagi hari karena cuma saat itu waktu yang dia punya untuk berlatih. Tetapi di pagi hari umumnya otot akan lebih kaku karena efek istirahat tidur semalaman. Belum lagi jika cuaca paginya dingin, maka akan makin menambah kakunya otot-otot. Kalaupun dipaksakan berlatih, maka butuh pemanasan ekstra agar suhu tubuh jadi lebih hangat saat berlatih split.
Tapi diluar semua itu, untuk menjawab berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai split, saya hanya bisa mengatakan bahwa kunci kecepatan seseorang dalam mencapai split ditentukan oleh kekuatan awal ototnya. Dengan kata lain semakin kuat ototnya, maka semakin tahan dia dari rasa sakit saat split, sehingga akan semakin mempermudah proses untuk mencapai split.
Karena itulah saya selalu menekankan latihan penguatan otot untuk mengiringi latihan split. Kecuali untuk anak-anak yang sudah berlatih split dari usia dini, umumnya tidak memerlukan latihan khusus untuk menguatkan otot karena mereka masih sangat lentur dan lebih mudah untuk bisa split.
Otot yang perlu dikuatkan mencakup otot pinggang, pinggul, otot adductor (paha dalam), otot hamstring (paha bawah), bahkan otot betis. Intinya semua otot yang terlibat dalam latihan split perlu diperkuat.
Otot yang kuat bukan hanya berperan dalam kecepatan mencapai split, tapi juga membantu mencegah cedera yang mungkin terjadi selama berlatih split.
Contoh latihan penguatan otot untuk split bisa anda lihat di video berikut ini.
Demikian yang bisa saya share di kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan selamat berlatih split.
Ini adalah pertanyaan yang paling umum dari orang-orang yang komentar di video-video yang saya upload di channel tutorial split. Dan tentunya ini adalah pertanyaan yang tidak bisa dijawab secara tepat, karena setiap orang itu berbeda-beda.
Ada yang secara genetik memang mudah lentur sehingga dalam waktu seminggu sudah bisa split. Bahkan ada juga yang komentar di video youtube saya dan mengatakan bahwa dia bisa split dalam satu hari, meskipun saya rasa itu belum tentu yang sebenarnya.
Secara umum, waktu yang dibutuhkan untuk bisa mencapai full split bervariasi, berkisar mulai dari 2 minggu sampai 6 bulan. Bahkan ada juga yang sampai lebih dari setahun.
Penyebabnya bisa bermacam-macam. Ada yang karena kurang rajin latihan, ada yang terlalu mudah menyerah, dan ada juga yang menggunakan metode yang kurang tepat yang tidak sesuai dengan kondisi badannya.
Misalnya ada orang yang berlatih split di pagi hari karena cuma saat itu waktu yang dia punya untuk berlatih. Tetapi di pagi hari umumnya otot akan lebih kaku karena efek istirahat tidur semalaman. Belum lagi jika cuaca paginya dingin, maka akan makin menambah kakunya otot-otot. Kalaupun dipaksakan berlatih, maka butuh pemanasan ekstra agar suhu tubuh jadi lebih hangat saat berlatih split.
Tapi diluar semua itu, untuk menjawab berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencapai split, saya hanya bisa mengatakan bahwa kunci kecepatan seseorang dalam mencapai split ditentukan oleh kekuatan awal ototnya. Dengan kata lain semakin kuat ototnya, maka semakin tahan dia dari rasa sakit saat split, sehingga akan semakin mempermudah proses untuk mencapai split.
Karena itulah saya selalu menekankan latihan penguatan otot untuk mengiringi latihan split. Kecuali untuk anak-anak yang sudah berlatih split dari usia dini, umumnya tidak memerlukan latihan khusus untuk menguatkan otot karena mereka masih sangat lentur dan lebih mudah untuk bisa split.
Otot yang perlu dikuatkan mencakup otot pinggang, pinggul, otot adductor (paha dalam), otot hamstring (paha bawah), bahkan otot betis. Intinya semua otot yang terlibat dalam latihan split perlu diperkuat.
Otot yang kuat bukan hanya berperan dalam kecepatan mencapai split, tapi juga membantu mencegah cedera yang mungkin terjadi selama berlatih split.
Contoh latihan penguatan otot untuk split bisa anda lihat di video berikut ini.
Demikian yang bisa saya share di kesempatan kali ini, semoga bermanfaat dan selamat berlatih split.
Berapa Lama Bisa Split?
Reviewed by Horang Kayah
on
11:47 PM
Rating:
Reviewed by Horang Kayah
on
11:47 PM
Rating:

No comments: